TETAP JALANI, INI BELUM USAI.
“π±πππ π πππππ πππππ ππππππππ, ππππππππππ π’πππ πππππ. π±πππ π πππππ πππππ ππππππππππ, ππππππππππ π’πππ πππππ. π±πππ π πππππ πππππ ππππππππ πππππππππ π’πππ πππππ.” ― ππππ π»ππ’π
Lagi-lagi aku tergelitik dengan pikiranku, menyalahkan bahwa dunia yang salah. Dunia telah membelokkan tujuanku, dunia telah mengubah kehidupanku, dan apakah dunia tidak lagi berpihak padaku?. Perjalanan ini hampir saja diselimuti oleh kelam. Hingga pada akhirnya muncul rasa lelah yang dialami. Menjadi manusia sepenuhnya mengajarkanku untuk menjadi seorang yang sabar. Menjalani hidup bukan perihal menang atau kalah, menjadi pemenang memang lah nafsuku begitu pun semua orang. Menjadi seorang manusia telah mengajarkanku untuk tetap terus berusaha.
Jadi, tujuan hidup tertuju dengan sebuah pilihan mau atau tidak, bergerak atau berdiam, dan baik atau buruk. Hanya dirimu lah yang akan menentukannya, hidup bukanlah perkara yang sulit. Buanglah cemoohan dari orang lain, anggaplah itu sebuah api yang menyulut semangatmu untuk maju dan lebih unggul dari mereka. Tetaplah menjadi versi baikmu dengan orang lain. Cukup jadikan diri kita bahagia dan melihat orang lain bahagia atas apa yang kita lakukan. Itulah arti dari sebuah kehidupan manusia.

Komentar